sa mo menangis begini deh.
blum bisa sepenuhnya tenang hatiku.
yang sa takutkan mama papaku kecewa kasian.
ya Allah, sudah banyak skali mi pengorbanannya mereka ke saya.
se juga teledor sekali. knp ndak baca baik2 petunjuknya.
tapi kata kak uchank dan teman2 yang lain ndak papa ji begitu.
MOHON TUHAN UNTUK KALI INI SAJA, izinkan saya membahagiakan orang2 disampingku.
Ya Allah, apapun bisa terjadi karna kehendak-Mu, maka kehendakilah saya untuk mendapatkan yang terbaik ya Rabb.
RENUNGAN UNTUK KITA :
Suatu saat, ada seorang ibu yang ikut pengajian di desanya, saat itu kondisinya sedang tidak fit, badannya sedang panas karena demam. Tapi dia mengatakan: “anakku, ibu akan mengikuti pengajian itu”. Untuk mencapai lokasi pengajian itu tidaklah mudah, dia harus berjalan-jalan kaki hingga berkilo-kilometer karena tidak ada kendaraan yang membantunya.
Dalam kondisinya yang sedang sakit-sakitan itu, dia memaksa ikut ke pengajian tersebut. Ternyata, ibu tersebut memiliki harapan yang tidak satu orang pun tau dan ia memang tidak ingin orang tau apa harapannya itu. Ibu itu ingin anaknya bisa diterima di salah satu universitas ternama di negeri ini sesuai yang diidam-idamkan anaknya. Dia ingin berdoa di pengajian tersebut karena ia ingin doanya itu diaminkan oleh orang banyak sehingga doanya tersebut bisa cepat dikabulkan oleh sang Maha Pencipta.
Dan harapannya agar doanya diaminkan orang banyak menjadi kenyataan. Setelah pengajian usai pulanglah dia melewati jalan yang sama, jaan yang sama jauhnya. Di tangannya ada segenggam kepuasan karena ia sudah berusaha yang terbaik untuk anaknya. Dan lebih berbahagianya lagi, ditangannya ada sekantung makanan berisi kue yang akan dibagikan setengahnya untuk anaknya di rumah. Dia sengaja tidak memakannya di pengajian karena memikirkan akan membagikan setengahnya untuk anaknya.
Sesampainya di rumah, kebahagiaan untuk segera melihat anaknya semakin memuncak. Tapi apa yang dia temukan?? sang anak baru terbangun dari mimpinya di saat dia seharusnya belajar. Tanpa ada bentuk kepedulian, sang anak bertemu sang ibu dan melihat bungkusan di tangannya. Dia mengatakan: “Ibu, bolehkah saya memakan kue ibu?”. Setiap ibu tentu saja akan menjawab:”ya”. Dalam hatinya sang ibu berkata: “Nak, kamu sudah 9 bulan kau makan dari rahimku. Semua yang aku makan aku berikan untuk perkembanganmu”.
Sang anak ternyata sangat lapar setelah bangun dari tidurnya, dia memakan semua kue di bungkusan itu. SEMUANYA… Sang ibu hanya memandang senang melihat nafsu makan anaknya yang besar itu. Dia tidak mengatakan pada anaknya bahwa dia juga menginginkan makanan itu. DIA TIDAK AKAN MENGATAKANNYA… TIDAK AKAN PERNAH.
"Teman, pernahkah kalian mengalami kejadian seperti ini? hal ini mungkin kelihatan sepele. Tapi ketahuilah bahwa hal di atas pasti terjadi bahkan sering terjadi. Walaupun teman-teman tidak menyadarinya atau bahkan tidak peduli. Pernahkah teman-teman pulang dari mall, atau dari pusat perbelanjaan yang teman-teman sengaja menyisihkan sedikit makanan untuk diberikan kepada ibu? Segitu kejamkah teman-teman?"
ku buka album biru
penuh debu dan usang
ku pandangi semua gambar diri
kecil bersih belum ternoda
pikirkupun melayang
dahulu penuh kasih
teringat semua cerita orang
tentang riwayatku
kata mereka diriku slalu dimanja
kata mereka diriku slalu dtimang
nada nada yang indah
slalu terurai darinya
tangisan nakal dari bibirku
takkan jadi deritanya
tangan halus dan suci
tlah mengangkat diri ini
jiwa raga dan seluruh hidup
rela dia berikan
oh bunda ada dan tiada
dirimu kan slalu ada di dalam
hatiku …
Teman-teman harus ikrarkan bahwa teman-teman sangat mencintai ibu.
Teman-teman akan selalu menyayanginya.
Jangan pernah menaruhnya di panti jompo sesibuk apapun teman-teman
mulailah dari mengatakan “Aku sayang ummi” kepadanya…
Ummi…. i Love U
MAMA MAAFKAN NUNUNG, MA. MAAFKAN SALAHNYA NUNUNG SLAMA INI.
MAMA, NUNUNG SAYANG SEKALI SAMA MAMA. DOAKAN TRUS NUNUNG NAH MA. BIAR NUNUNG SUKSES.
BIAR BISA BALAS KASIH SAYANGNYA MAMA WALOPUN MUNGKIN HANYA SEBUTIR PASIR DI PADANG PASIR DIBANDING DENGAN APA YANG SUDAH MAMA KASIH KE NUNUNG.
PAPA, SAYANG JUGA PAPA. TRIMA KASIH SELALU MENDOAKAN NUNUNG, MEMBERIKAN APAPUN KE NUNUNG.
CINTA DAN KASIH SAYANG PAPA DAN MAMA AKAN MENJADI CAMBUK BUAT NUNUNG KALO NUNUNG MULAI SALAH LANGKAH.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar