siang2 gini enaknya buat puisi. hahaha.
ni puisi buat mamaku sayang.
Nurul Safaatin Adha dalam ketikan jarinya SESOSOK HAWA
Hai hawa.
Sekikis senyummu yang rupawan
Kaku lenggokmu yang menawan
Serpihan hatimu yang mengawan
dan tutur katamu yang tak pernah melawan
Hai hawa
Ingin ku dengar cerita
kelam tentang masamu
Ceritakan semua pahit kisahmu
Jangan membatu di balik bayang semu
Jangan takut dan merasa jemu
Takkan rela kau tuk disakiti
Tidak pula kan dikhianati
Karena engkau memang berarti
Hai hawa
Mungkin engkaulah
diantara tulang rusuk adam yang hilang
sesosok wanita bertahta, berkalung kelembutan,
serta bertudung belai kasih sayang
ku rindu merdu rayumu
ku ingin hangat pelukmu
yang menentramkanku dikala aku memilu
sadarkah kau hawa ?
ku mau bersanding denganmu
ku cinta kau hawaku
puisi buat papaku :
bismillah
ku lihat kau tak setegap yang dulu
beranjak dari tempatmu mendekatiku
dan menyapaku
kupandangi kulitmu yang mulai memudar
rambutmu yang telah memutih,
tapi senyummu tak pernah berubah
engakaulah pahlawan dalam hidupku ini
tak sedikit yang ku pinta darimu
begitu banyak yang kau beri untukku
cinta, kasih sayang, bahkan nyawamupun mungkin akan kau gadaikan untukku
kau
akan selalu begitu
memberikan semua permohonanku
"no problem"
kata itu selalu kau ucapkan jika ku mulai merayu
aku bukan anak hartawan
tidak jua ku punya rumah gedongan
tapi aku lebih kaya dari mereka
aku kaya akan kasih sayang
dengan sejuta pengorbanan
ku berjanji kelak
senyummu, akan selalu seperti itu
terpancarkan diwajahmu
hingga engkau tak lagi bersamaku
lalu buat sapa lagi :
melihat...
kosong sudah
mendengar...
tak bersuara..
meraba...
hampa tak ada apa-apa
hanya puing kenangan
mencoba melirik skenario yang dulu kita buat berdua
indah, namun tak semua
pahit, ya terkadang turut serta
ku menyayangimu, tentu bukan dusta
membuka babak demi babak
dengan adegan yang kadang menguras air mata
ku akui ketidak sanggupanku menyelesaikan klimaksnya
ku akui ketidak sanggupanku menerimamu apa adanya
sulit ku menelaah kandungan dan makna semuanya
ku mampu bertahan
tapi ku ingat tuhan
dengan anugerah cinta dari-Nya
dengan kado istimewa kamu untukku
tak ingin ku khianati-Nya
apalagi melanggar perintah-Nya
hmm.
ini bukan hanya sebuah kisah
namun lebih sebuah rasa.
(buat yang merasa sajalah)
GAJE EH GAJE ! hahaha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar