Selasa, Agustus 10, 2010

assalam.
siang2 gini enaknya buat puisi. hahaha.

ni puisi buat mamaku sayang.
Nurul Safaatin Adha dalam ketikan jarinya SESOSOK HAWA
Hai hawa.

Sekikis senyummu yang rupawan

Kaku lenggokmu yang menawan

Serpihan hatimu yang mengawan

dan tutur katamu yang tak pernah melawan


Hai hawa

Ingin ku dengar cerita

kelam tentang masamu

Ceritakan semua pahit kisahmu

Jangan membatu di balik bayang semu

Jangan takut dan merasa jemu

Takkan rela kau tuk disakiti

Tidak pula kan dikhianati

Karena engkau memang berarti



Hai hawa

Mungkin engkaulah

diantara tulang rusuk adam yang hilang

sesosok wanita bertahta, berkalung kelembutan,

serta bertudung belai kasih sayang



ku rindu merdu rayumu

ku ingin hangat pelukmu

yang menentramkanku dikala aku memilu

sadarkah kau hawa ?

ku mau bersanding denganmu

ku cinta kau hawaku


puisi buat papaku :
bismillah

ku lihat kau tak setegap yang dulu
beranjak dari tempatmu mendekatiku
dan menyapaku
kupandangi kulitmu yang mulai memudar
rambutmu yang telah memutih,
tapi senyummu tak pernah berubah

engakaulah pahlawan dalam hidupku ini
tak sedikit yang ku pinta darimu
begitu banyak yang kau beri untukku
cinta, kasih sayang, bahkan nyawamupun mungkin akan kau gadaikan untukku

kau
akan selalu begitu
memberikan semua permohonanku
"no problem"
kata itu selalu kau ucapkan jika ku mulai merayu

aku bukan anak hartawan
tidak jua ku punya rumah gedongan
tapi aku lebih kaya dari mereka
aku kaya akan kasih sayang
dengan sejuta pengorbanan

ku berjanji kelak
senyummu, akan selalu seperti itu
terpancarkan diwajahmu
hingga engkau tak lagi bersamaku


lalu buat sapa lagi :

melihat...
kosong sudah
mendengar...
tak bersuara..
meraba...
hampa tak ada apa-apa
hanya puing kenangan

mencoba melirik skenario yang dulu kita buat berdua
indah, namun tak semua
pahit, ya terkadang turut serta
ku menyayangimu, tentu bukan dusta
membuka babak demi babak
dengan adegan yang kadang menguras air mata

ku akui ketidak sanggupanku menyelesaikan klimaksnya
ku akui ketidak sanggupanku menerimamu apa adanya
sulit ku menelaah kandungan dan makna semuanya

ku mampu bertahan
tapi ku ingat tuhan
dengan anugerah cinta dari-Nya
dengan kado istimewa kamu untukku
tak ingin ku khianati-Nya
apalagi melanggar perintah-Nya

hmm.
ini bukan hanya sebuah kisah
namun lebih sebuah rasa.

(buat yang merasa sajalah)
GAJE EH GAJE ! hahaha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar